Kalimat Ayah

01.26 Jupita Ayu Purnamasari 0 Comments

Suatu hari aku dan ayah sedang duduk di teras rumah.Malam yang sangat hening tapi tiba-tiba keheningan malam itu beruh ketika muncul kata-kat dari mulutku.
Aku bercerita tentang orang-orang kaya yang kulitah di tv yang tamak contohnya para koruptor.Lalu sejenak ayah terdiam.Aku sangat bingung saat itu.Aku berfikir apa topik pembicaraanku salah.Dan kata-kata itu muncul dari mulut ayah "Orang kaya belum tentu kaya dan orang pandai belum tentu pandai"
Lalu ayah terdiam sejenak.Jujur aku tidak mengerti dan aku bertanya kepada ayah "apa maksudnya yah???".
"Suatu saat nanti kamu akan mengerti arti dari kalimat itu.Ketika kamu sudah dewasa kelak" kata ayah.
Setelah itu beliau meninggalkan ku dengan banyak pertanyaan didalam diriku.Aku bertanya-tanya akan makna dari kata-kata itu.

Suatu hari entah dari mana tiba-tiba pemikiran itu muncul.Ketika aku mengerti bahwa kekayaan bukan segalanya.Jawaban atas pertanyaanku selama ini.
Aku mengerti dan aku mencoba meresapi kata-kata itu.Itu sangat memiliki banyak arti.Salah satunya yang ada di dalam otakku yaitu ketika seseorang itu kaya belum tentu orang itu kaya karna sebenarnya mereka miskin.Yaitu miskin hati atau bisa dibilang pelit dan tamak.Terkadang orang kaya melihat orang yang ada di bawahnya tapi mereka pura-pura tidak tau dan berusaha mengakui bahwa mereka miskin agar tidak mengeluarkan uang dari kantong mereka demi orang lain.
Dan aku berfikir tentang orang pintar belum tentu pintar yaitu sebenarnya mereka bodoh karna mereka tidak mau membagi ilmu yang mereka dapat.
Dari semua pendapatku aku dapat menyimpulkan kita boleh kaya tetapi kita tidak boleh tamak, kita boleh pintar tapi ilmu itu tidak akan bermanfaat jika kita tidak membaginya dengan orang lain, dan lebih baik kita menjadi orang yang sedang-sedang saja.

You Might Also Like

0 komentar: